Archive for May, 2007

Sindrom Peter Pan

Thursday, May 31st, 2007

gw pernah denger sebuah ungkapan…
"ada seorang anak kecil (boy) dalam diri setiap lelaki (man)"

=========================================================================
gw inget beberapa hari yang lalu, dalam sebuah forum obrolan via skype, gw terlarut dalam sebuah obrolan ngalor ngidul tentang…mm..tentang apa ya? gak tau deh namanya, tapi di situ kami–kebetulan yang lagi aktif chatter cowok– saling menyebutkan tentang film film apa saja yang suka kami tonton waktu kecil (film anak-anak tentunya).

luar biasa…kami semua jadi sangat antusias menyebutkan judul film-film itu.
tau kan kalo misalnya ada sekumpulan anak kecil saling menyombong?
ya kayak gitu deh..
saling berebut dulu-duluan menyebutkan judul film…bersahut-sahutan
berisik ….
….eh itu kan lagi chating ya?

=========================================================================

beberapa bulan yang lalu….
di sebuah tempat bernama BPPK Purnawarman, di sebuah kelas ketika pengajar sedang memberikan materi, kami malah asik (lagi-lagi) chating.
mengusir jenuh.
kali ini dengan NetMeeting.
dan apa yang diobrolkan?
Tamiya Jenis apa yang dulu kalian miliki sewaktu kecil?
dan kembali sekumpulan orang itu saling berebut menceritakan Tamiya-nya

=========================================================================

Temen sekantor gw, majang aneka figurin di atas CPU nya
macem-macem lah..gw aja gak tau
Naruto, Evangelion, dsb..
itu baru dia..
gw yakin masih ada lagi temen yang koleksi figurin, atau cuma komik-komiknya
kalo hentai ??  (masih ada gak, bay?)

=========================================================================

ngeliat temen-temen gw udah pada mulai mikirin nyari rumah, nyicil mobil,
persiapan nikah, malah udah nikah juga, cari tempat buat nerusin kuliah, dsb…
hal-hal yang beberapa belas tahun lalu gw anggap cuma kerjaan orang dewasa…
tunggu…
jadi temen-temen gw udah dewasa??
bisa jadi…
lalu apakah mereka akan berubah jadi orang dewasa?
dimana mereka mulai berpikir hal-hal yang serius?
apakah nanti mereka akan melupakan hal-hal menyenangkan itu?
teman-teman, kalau kalian berubah jadi dewasa nanti, jangan lupakan bahwa kita pernah jadi anak-anak ya….

=========================================================================

oh ya….
apa juga ada ungkapan :
"ada seorang anak kecil (girl) dalam diri setiap wanita (woman)" ?????

antri…

Monday, May 14th, 2007

kali ini gw punya pengalaman soal antri…
semalem, gw ceritanya lagi belanja di sebuah swalayan yang cukup ternama di sekitar kawasan Jurangmangu timur dan sekitarnya. keperluannya sih simpel, cuma belanja (lha iya lah…emang ngapain gw ke toko swalayan?)

saat itu sore menjelang malam….
dan gw bersiap untuk memasuki antrian kasir.

antrian kasir di toko ini berupa sebuah jalur yang cuma dibatasi semacam tali yang dikaitkan pada tiang-tiang rendah dan dibuat seperti jalur berkelok. mungkin maksudnya untuk menghemat ruang antri.

saat antri itu gw mendengar suara di belakang gw, tapi di luar jalur antrian. seorang ibu yang tengah berbicara kepada anaknya.
"…kamu ngantri? ngapain??" si ibu kemudian menarik anaknya dan menuju ke sebuah konter.
si anak gw denger bergumam "ya kan mau bayar….makanya antri…"

dan gw melanjutkan antri.

tak lama kemudian tampaknya si ibu tadi sudah menyelesaikan belanjanya.
ternyata ia membeli seperangkat alat sholat….uppss..seperangkat alat tulis untuk anaknya.
tapi ealah…..ternyata si anak malah langsung menerobos ke antrian depan.
jadi ceritanya di depan gw ada pembeli yang tengah menyelesaikan  transaksi dan si anak  langsung berdiri di belakangnya.
kalo menurut gw sih  dia disuruh ibunya. karena gak lama kemudian si ibu ikut menyusul–kayaknya sih tanpa rasa bersalah– masuk ke barisan.
gw, agak ngerasa kesel juga sih, tapi gw pikir mungkin ibu ini lagi buru-buru.
atau kalaupun si ibu emang tanpa tahu diri menyerobot barisan, gw pikir gw juga lagi gak buru-buru dan perasaan gw juga lagi enak. so its okay…

tapi rupanya seorang ibu lain yang antri di belakang gw merasa gerah.
dia bersungut-sungut sendiri.
"..nyerobot tuh……nyerobot…" berulang-ulang.
pelan, tapi gw yakin si ibu nyerobot tadi denger.
lha wong si ibu nyerobot tadi langsung pasang gaya pura-pura gak denger.
(gw sangat tau gaya orang yang lagi pura-pura gak denger, karena gw ahlinya)

gw cuma senyum geli aja.
yah…setidaknya masih ada yang peduli soal beginian.
si ibu di belakang gw masih bersungut sungut, dan si ibu nyerobot masih tetep dalam mode pura-pura gak tau.
akhirnya si ibu nyerobot selesai dan gw bersiap untuk mengambil giliran…

tapi apa dinyana….
lha kok malah gantian ibu di belakang gw yang nekat nyerobot antrian gw…
mungkin si ibu kesel karena ada orang nyerobot, jadi dia merasa dia juga harus nyerobot.
atau juga dia memang lagi buru-buru,
atau juga ibu ini sama gak tahu dirinya sama si ibu nyerobot yang pertama tadi?
mungkin aja….
dan gw tetep cuma tersenyum geli..

ketika tiba giliran gw..gw biasa aja
cuma sambil merenungi…
kok orang bisa-bisanya gitu….

begitu gw selesai, ternyata dua orang yang antri di belakang gw berebut untuk mengambil giliran berikutnya…

gw jadi berpikir….
apa gw yang salah ya???

====================================================================
sambil berjalan pulang gw cuma bersenandung,
sebuah lagu GreenDay, "Nice Guy Finish Last…"