refleksi

waktu masih di tingkat tiga dulu, seorang dosen (coba tebak, dosennya cowok apa cewek)pernah bertanya pada kami sekelas.
apa cita-cita kami dulu.
semua anak ditanya. ternyata jawabannya beragam. mulai dari jawaban standar : dokter, insinyur; sampe yang unik : artis, petinju.

gw dulu sebenernya pengen jadi astronot.
tapi ketika pertanyaan itu diajukan ke gw, yang keluar dari mulut gw adalah "Saya pengen jadi orang baik, Pak" (yup…buat anda yang menjawab cowok, gw kasih nilai seratus. buat yang jawab cewek, berusaha lagi, ya..)

kalo gw pikir-pikir, itu jawaban bodoh.
jadi orang baik itu bukan cita-cita.
jadi orang baik itu keharusan.
walaupun gw sangat yakin semua manusia di dunia ini tidak akan 100% jadi orang baik semua.
ya iyalah…kalo gak ada orang yang gak baik, buat apa ada orang baik? sebuah prinsip adil dan berimbang.

gw gak tau apakah gw sudah bisa digolongkan sebagai orang baik.
dan gw gak berani menghakimi diri sendiri.
karena yang berhak menghakimi adalah hakim, bukan jaksa..
maksud gw, biarlah orang lain (termasuk anda) yang berhak menilai.
kalau anda sudah menilai gw, dan ternyata gw bukanlah golongan orang baik, silakan sampaikan penilaian anda  ke gw.
gw terbuka atas segala kritik dan saran asalkan disampaikan lewat alamat di bawah ini (mengacungkan jari ke bawah sambil menggerakkannya bolak balik selebar dada. dada gw sendiri tentunya)
tapi bila anda menilai gw sudah termasuk golongan orang baik, tolong jangan sampaikan penilaian anda. cukup simpan saja dalam hati anda.

oke silakan menilai saya….

(hening sejenak…………………)

oke silakan sampaikan penilaian anda….

(………………………….hening…………….)

lho kok pada diem??

(………………………….hening……………)

ooh..oke..gw ngerti…
terimakasih…

========================================================================

gw sering sangat kagum pada orang yang baik.
gw sering menemukan dalam perjalanan hidup gw bermacam-macam orang baik.
juga sangat sering menerima kemurahan hati mereka.
hal itu yang membuat gw pengen jadi orang baik.
yang gw liat jadi orang baik itu begitu menyenangkan.
orang yang baik tidak perlu mengkhawatirkan prasangka-prasangka.
orang baik bisa menjalani hidupnya dengan tenang.
orang baik juga diterima oleh lingkungan sekitarnya
juga orang yang tetap jadi orang baik walaupun orang lain berlaku tidak baik kepadanya.

hfff……..
(soundtrack : Nice Guys Finish Last.Mp3–Green Day)

========================================================================

gw gak tau, berapa banyak kebaikan yang sudah gw perbuat selama 23 tahun terakhir ini. jangan-jangan sudah terhapus oleh banyaknya perbuatan tidak baik.
juga gw gak tau apakah gw masih akan bisa berbuat baik di tahun-tahun berikutnya…
Turut Berduka Cita atas makin berkurangnya masa hidup gw…

4 Responses to “refleksi”

  1. rerere Says:

    jadi menurut gw lu toh

    (hening kira2 2 menit)

    yah lo tau kan maksud gw….

    ————-
    btw nice post. cukup membuat gw berkaca…

    btw lagi, gw baik nggak sih? silakan menilai gw

  2. Ranu Says:

    begitu pertama liat judulnya kirain tentang pijet2 gitu..
    eeehh… taunya tentang refleksi diri.. wow..

    semoga dengan “berkaca” membawamu ke arah perubahan yang lebih baik…

    hening cipta…. Lumai!!!

  3. piqo Says:

    lu itu orang baik.. kekeke..

    by: orang baik..

  4. sUgAmOMmY Says:

    setau gw ‘baik’ ga termasuk besaran pokok ataupun turunan

    we could never measure kindness..

    yet too much of something is bad enough

    (did i just write that?)

Leave a Reply