don vito

Godfather

tiba-tiba terbersit akan sesosok pria setengah baya, dengan rambut yang sedikit memutih, mata yang teduh namun tajam, garis bibir yang melengkung angkuh, dagu yang terkesan lembek namun kekar…

pria itu bertubuh subur, posturnya tinggi besar, gerak-geriknya tidaklah gesit.

ia tengah menyantap makan malamnya, sepiring spaghetti, di sebuah restoran Italia.

dia duduk di sebuah meja di satu sudut restoran. restoran itu sendiri sepi, karena sudah lewat waktu makan malam. namun di sekelilingnya, di meja-meja dan sudut-sudut lain restoran itu ada beberapa pria lain. menunggui dia tampaknya.

pria itu mengakhiri makan malamnya. dia mengelap mulutnya dengan serbet.

"..Enzo…" panggilnya pada seorang pria di sudut seberangnya

Enzo mendekat ke mejanya.

"kau tahu apa yang harus kau lakukan, Enzo ??"

Enzo mengangguk.

"Aku ingin kau melapor padaku setelah sarapan, mengerti?"

Enzo menganggu lagi, kemudian dia melangkah keluar.

Sang Pria itu bergeming di kursinya.

tepat ketika pintu dimana Enzo keluar menutup kembali, Sang Pria memanggil seseorang yang lain

"Luca…"

orang bernama Luca itu tidak menjawab, melainkan langsung keluar melalui pintu yang sama.

hening sejenak.

kemudian pintu terbuka dan Luca masuk kembali. ia tidak berkata apa-apa, hanya mengangguk pelan kepada sang pria.

Sang pria menghela nafas, campuran antara kepuasan dan kepedihan.

ia kemudian menoleh ke seorang lelaki yang duduk di counter kasir.

"Kau lihat, Michael?" tanya Sang Pria

Michael mengangguk

Sang pria berkata lagi "..itu..bukan masalah pribadi….semata-mata masalah bisnis…"

=========================================================================

gw pikir, jadi seorang pemimpin mafia itu keren ya….
dia gak perlu punya jabatan walikota, kepala polisi, atau apalah…
tapi dia bisa punya kekuasaan…
kekuasaan…bukan jabatan….

Leave a Reply